CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang rencana aksi daerah kota layak anak, di Aula Setda II Cilegon, Rabu (13/12/2017). Pada acara tersebut, seluruh dinas dan instansi di Lingkungan Pemkot Cilegon sepakat untuk mendukung program tersebut.

Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, pihaknya secara konsisten telah memberikan jaminan terhadap pelaksanaan hak maupun Perlindungan anak. Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan menyosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan mengembangkan kebijakan kabupaten kota layak anak.

“Pemkot telah berupaya memberikan jaminan terhadap pelaksanaan hak maupun perlindungan anak dengan diterbitkannya Perda No. 9 Tahun 2015 tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Juga Perwal No. 58 Tahun 2017 tentang rencana aksi daerah pengembangan kota layak anak Kota Cilegon 2017-2022,” ujarnya.

Ia berharap seluruh OPD berperan aktif sesuai tupoksi dan mendukung program tersebut. “Saya berharap seluruh OPD mendukung terlaksananya Kota Layak Anak 2018. Saya imbau agar sosialisasi dilakukan secara efektif dan efisien,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, pihaknya telah sepakat untuk mewujudkan Cilegon sebagai wilayah layak anak.

Sejumlah indikator sedang dikembangkan guna menyukseskan program tersebut. “Sejumlah indikator yang dimaksud tidak lain adanya lembaga yang menangani persoalan anak. Seperti forum anak, atau lembaga perlindungan anak. Juga membangun sarana prasarana yang menunjang kota layak anak,” ucap Heni. (AH)***